SAMBUNGAN SEJARAH AKUPUNKTUR - Desain situz.com

SAMBUNGAN SEJARAH AKUPUNKTUR

PANDANGAN MENYELURUH
 
   Tubuh manusia adalah satu kesatuan yang integral dan berinteraksi erat dengan lingkungan sekitarnya.  Tubuh manusia terdiri dari organ dalam yang dinamakan ZANGFU, panca indra,empat anggota badan,tulang belulang,dan jaringan lainnya. Organ Zangfu merupakan pusat yang menguasai seluruh tubuh. Berbagai macam Zangfu itu dapat menjalankan fungsinya berkat bimbingan dari XIN/Jantung. Semua bagian tubuh dihubungkan dengan sistem yang dinamakan JINGLUO atau MERIDIAN.  Jadi semua organ Zangfu,jaringan,pancaindra,dan anggota badan itu tidak berdiri sendiri,tapi membentuk satu kesatuan yang saling membutuhkan dan saling menunjang . dalam aspek fisiologi, organ terbagi menjadi 2 golongan, yaitu golongan ZANG dan golongan FU.  Dalam menjalankan fungsi Fisiologisnya,terdapat hubungan yang erat sekali,misalkan dalam menjalani fungsinya ,antara Zang dengan Zang, antara Zang dengan Fu, dan antara Fu dengan Fu  semuanya terkoordinasi dengan sempurna.  Selain itu, hubungan dengan organ dalam dan jaringan tubuh,pancaindra dan anggota tubuh juga sangat erat.  Sebagai contoh misalnya Organ Zang ( PI) limpa mempunyai hubungan BIAOLI ( luar dalam ) dengan WEI ( lambung ) . Organ Pi / limpa juga menguasai ke empat anggota badan, dan berhubungan erat dengan Bibir. Karena itu, dari keadaan anggota badan dan bibir, dapat diketahui keadaan limpa. Kemudian fungsi transportasi dari Pi/limpa juga berhubungan erat dengan lambung ,usus kecil, bahkan hati. 
  
  Dalam aspek Etiologi,apabila terdapat gangguan dalam fungsi Zangfu, maka kelainan itu dapat di manifestasikan keluar tubuh melalui sistem meridian. Sebaliknya , apabila terdapat kelainan pada bagian permukaan tubuh atau anggota badan ,  hal itu juga dapat di jalarkan ke organ dalam melalui sistem meridian.  Demikian juga penyakit dapat ditularkan/disebarkan antar Zangfu melalui meridian.
    Dalam aspek Diagnosis,  melalui Amnesis , pemeriksaan terhadap panca indra,ke empat anggota badan, lidah, perabaan nadi, serta pemeriksaan lainnya dapat di ketahui keadaan organ dalam, sehingga dapat menegakan diagnosis dan memberikan pengobatan yang tepat.  Sebagai contoh misalnya mata mempunyai hubungan yang sangat erat dengan GAN/HATI, SHEN/GINJAL dan XIN/JANTUNG. Karena mata dalam menjalankan fungsinya untuk melihat, selain harus mendapatkan pasokan XUE/DARAH dari hati juga perlu mendapatkan pasokan dari SHENJING ( Jing dari shen/ginjal) , dan di awasi serta dibimbing oleh Jantung.  Dengan demikian, apabila terdapat penyakit pada mata, tidak hanya mencari penyebab pada mata, tetapi juga perlu memikirkan apakah terdapat kelainan pada organ dalam, misalnya pada hati atau ginjal, bahkan kemungkinan juga pada jantung.  Oleh karena itu, pengobatannya dapat menggunakan berbagai macam cara, antara lain  " Menghilangkan patogen bersifat Api yang berlebihan pada hati "  kemudian dengan " Menambah Xue/darah dari hati ", " Menambah Jing dari ginjal " , bahkan dapat digunakan juga cara " menghilangkan patogen bersifat api yang berlebihan pada jantung ", dan masih banyak cara lain. Jadi , dapat disimpulkan dalam menegakan diagnosis dan memberi pengobatan harus selalu mempunyai pandangan yang menyeluruh tentang tubuh manusia. ( mengenai hal tersebut akan dijelaskan detil di belakang) .
     Disamping itu, perlu di kemukakan juga bahwa tubuh manusia dengan alam semesta merupakan satu kesatuan yang organik.  Manusia dapat hidup karena terdapat lingkungan sekitarnya dan alam semesta. Perubahan pada lingkungan dan alam semesta pasti memberi dampak kepada tubuh manusia,  misalnya di belahan bumi yang mempunyai empat musim, setiap perubahan musim pasti diikuti oleh penyesuaian-penyesuaian pada tubuh manusia. Walaupun perubahan cuaca di daerah tropis tidak senyata seperti dibelahan bumi yang mempunyai empat musim, namun tubuh manusia juga tetap mengadakan penyesuaian-penyesuaian seperluanya mengikuti perubahan cuaca.  Contoh yang mudah dimengerti pada cuaca yang panas tubuh manusia menyesuaikan diri dengan membuka pori-pori sehingga dapat mengeluarkan banyak keringat.  Pengeluaran keringat yang banyak dapat menyebabkan tubuh melakukan penyesuaian lebih lanjut dengan timbulnya perasaan haus atau menyebabkan air seni menjadi kurang, sehingga memberi tanda bahwa orang harus banyak minum.  Sebaliknya dalam keadaan cuaca yang dingin, tubuh manusia juga menyesuaikan diri dengan menutup pori-pori, sehingga panas didalam tubuh tidak mudah tersebar keluar, kemudian mengurangi pengeluaran keringat, serta air seni menjadi banyak.
   Walaupun tubuh manusia selalu berusaha menyesuaikan diri mengikuti perubahan pada lingkungan dan alam semesta, namun daya menyesuaikan diri dari tubuh manusia itu bukan tidak ada batasnya. Oleh karena itu, apabila terjadi perubahan lingkungan dan cuaca yang terlalu mencolok, sehingga tubuh manusia tidak dapat melakukan penyesuaian yang sepadan, maka orang itu akan jatuh sakit. Banyak penyakit timbul dikarenakan lingkungan buruk atau perubahan cuaca yang terlalu besar.  Pada musim atau cuaca tertentu sering terjadi wabah penyakit tertentu, misalnya pada musim semi sering timbul wabah penyakit bersifat panas, sedangkan pada musim panas dan musim gugur sering terjadi diare atau disentri, dan pada musim dingin sering timbul wabah penyakit yang bersifat dingin. Disamping itu, penyakit tertentu sering timbul pada iklim atau tempat yang terletak pada daerah Geografis tertentu.  Dengan demikian dapat disimpulkan, perubahan iklim atau letak geografis pada suatu tempat sering mempengaruhi kondisi tubuh manusia, serta menimbulkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu , faktor lingkungan dan alam semesta perlu mendapatkan perhatian, seperti pada waktu pencegahan penyakit,mengevaluasi etiologi penyakit, penegakan diagnosis,dan dalam pemberian terapi. Jadi, tindakan dan pengobatan dapat di ambil mengikuti perubahan keadaan lingkungan,musim,dan pergantian tempat. 
Bersambung..



sumber :
Buku dasar teori ilmu herba & akupunktur
SIM KIE JIE, Ph.D

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SAMBUNGAN SEJARAH AKUPUNKTUR"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel